Hmmm, rupanya hari ini kita sama sama lelah. Sama sama sibuk dengan kelelahan diri sendiri. Bahkan untuk saling melempar senyum pun, seakan akan tidak sempat. Inisiatif entah kemana perginya. Kita seperti sedang tertindas keadaan.

Engkau lelah oleh daya tahan tubuhmu yang menurun drastis. Aku lelah menjalani peranku seharian sebagai lelakimu.

Tadinya aku hendak bertopeng saja. Pura pura tidak lelah. Pura pura melempar senyum padamu dan pura pura bersifat hangat. Tapi..

Seorang kawan datang. Bukan manusia. Dia kawan dari spesies yang lain. Yups, kecoak.

Engkau jingkrak jingkrak tapi tidak sedang kegirangan. Aku hanya bisa memekik. Empat detik kemudian, semua menjadi kacau.

Kita saling bertubrukan, saling menahan diri untuk tidak menjerit dan berlaku bodoh, lalu kembali celingukan. Ups, ternyata si kecoak tak lagi terlihat.

Wew..

Kita butuh kejutan kejutan yang seperti itu. Karena spontan itu indah.

Terima kasih kecoak

 

Iklan