Hari ini kamu sakit. Aku ada di sampingmu. Tidak berbuat apa apa selain hanya memandang wajah yang terpulas lelah. Ah, ingin sekali aku mengelus rambutmu, tapi aku takut itu akan membuatmu terbangun. Tidurlah, aku akan tetap di sini.

Sebenarnya aku sudah berencana, di ujung bulan sebelas ini aku akan mengajakmu berbelanja ke pasar tanjung, membeli ini itu kemudian mojok di sebuah tempat yang nyaman (tentang tempatnya, aku belum memikirkan itu). Lalu, di bawah sinar mentari akan kukatakan padamu beberapa hal yang bukan gombal sebenar benarnya. Tapi apa? Haha, aku juga belum merencanakan tentang apa yang akan aku katakan.

Engkau yang sakit, kenapa aku yang mengigau..

Sayang, semoga lekas membaik ya. Nanti kalau kau sudah sembuh, aku akan mengajakmu kesana. Tidur merdeka di rerumputan sambil memandangi awan yang berarak, seperti Shahrukh dan Kajol.

Tapi ah, tidak tidak. Kita harus lebih kreatif dari mereka. Harus lebih orisinil. Kita adalah pasangan bulan sebelas, dan pasangan bulan sebelas adalah blogger. Berarti kita bukan ahli kutip.

Ow, aku semakin mengigau dan engkau masih tertidur lelap..

Begini saja, bagaimana bila nanti (saat kau sudah membaik) kita saling bercerita? Setelahnya, ambilkan aku gitar dan akan aku nyanyikan sebuah lagu untukmu. Bagaimana?

Engkau diam saja, semakin terlelap. Aku menganggapnya itu adalah sebuah persetujuan yang manis.

Lekas sembuh ya sayang..

Iklan