Dear Dija..

Memulai kata pertama, itu masalahnya. Ya, sudah berjam jam aku hanya bisa merenung, menatap dinding kamar, merebah, memandang langit langit yang tak ada cicaknya, dan akhirnya kutuliskan juga kalimat pertama. Ah, sangat melegakan.

Ehm.. ternyata ada masalah baru bermunculan. Tentang apa yang sebaiknya aku ceritakan. Tentang di usia berapakah idealnya akan kau baca rangkaian kata ini. Entahlah aku juga tidak tahu.

Padahal bisa saja aku menyingkat kisah ini dengan sebuah kalimat, “Dija, tentukan hidupmu sendiri, merdekalah. Lakukan apa yang memang harus engkau lakukan dan terbanglah kemana hati membawamu..”

Selesai. Dan bisa dibaca kapan saja sekehendakmu. Bahkan saat engkau balita sekalipun. Setidaknya, aku bisa menulis pesan pada Tante Elsa untuk membacakannya.

Tapi bukankah tidak seperti itu?

Hmmm.. ternyata sudah lumayan panjang deretan huruf huruf yang aku tuliskan. Sedikit mulai menyebalkan karena tak tentu arah. Hehehe, maaf sayang. Sekarang tidak lagi. Akan coba aku fokuskan saja pada sebuah kisah.

Bagaimana bila tentang sebuah prestasi? Ah tidak tidak. Malulah aku nanti bila kau tahu prestasiku rata rata air, haha..

Tentang mendaki gunung mungkin? Hahaha, ternyata ini juga tidak. Gunung yang pernah aku kecup hanya segelintir saja.

Ya ya ya sudah kugenggam jawabannya sekarang. Tentang bintang. Tapi oooh, lagi lagi. Aku bahkan tidak tahu berapa jumlah tepatnya bintang. Bahkan yang bisa dihitung oleh para ahli hanya kurang lebih enam ribu bintang.

Tidak, jangan bintang. Aku takut nanti saat mata ini terpejam dan malaikat mulai mewawancaraiku, mereka menanyakan tentang kebenaran kisah yang aku tuliskan. Ya Dija, setiap huruf pun nantinya diperhitungkan. Apa jadinya aku bila malaikat bertanya berapa jumlah bintang?

Dija, sabar dulu ya sayang. Aku masih memikirkan kisah yang pas untukmu, dan sekiranya aku memahaminya. Ya, paham. Tidak sekedar tahu dan tidak sekedar mengerti.

Yang aku paham adalah tentang menciptakan sebuah lagu. Bagaimana jika ini saja?

Baiklah cantik, akan segera ku mulai kisahnya.

Adalah sebuah pesona tersendiri bisa menuliskan kisah di ultah perdanamu, 23 Maret 2011. Itulah kenapa aku sengaja memilih lagu ciptaanku yang berjudul Catherine.

Catherine, itu adalah lagu yang pertama kali direkam merasakan home recording di GARASI studio jember. Berkesankah? Tentu saja. Sangat berkesan, begitu manis. Kau bisa membaca kisah tentang Catherine di sini.

Oke my Prince, ini lagunya..

CATHERINE

23 September aku dan Catherine bermandikan mentari
Peluhku menetes terjatuh tepat mengenai bayangan my Catherine

Catherine hanya diam membisu tak sepatah kata marah yang terucap
Hanya karena Catherine memang bukan manusia

Reff

Cinta yang ada dihatiku satu diantaranya milik Catherine
Damai yang ada di jiwaku datang bersama kehadiran Catherine

Bukankah semua yang ada di langit dan di bumi bersujud pada Nya
Biarkan aku dan Catherine menyusuri alamku..

Begitulah lirik lagunya. Dan kau bisa mengunduhnya di sini.

Adek Dija yang pipinya kemerah merahan, kau bisa membaca tulisan ini saat tangan kananmu telah bisa melingkari kepala dan menggapai telinga kiri. Tapi ah jangan dululah. Itu sepertinya terlalu cepat. Aku lupa kalau generasi sekarang pertumbuhannya lebih cepat.

Begini saja, kau baru boleh membaca tulisan ini saat kau beranjak remaja (pengennya sih aku tuliskan saja tentang masa haid. Tapi tidak tidak tidak, itu terlalu kasar di telinga. Pada saatnya nanti, biarlah Tante Elsa yang menjelaskannya, karena aku sendiri tidak tahu kapankah itu)

Dan untuk lagunya, tentu saja kau boleh mendengarnya kapan saja kau mau.

Baiklah Dija, detik sudah menunjukkan pukul 23.55 waktu laptop. Aku harus siap siap mempostingnya. Sangat ingin tulisan ini terbit tepat pada 00.00 WIB. Setidaknya mendekati.

Tengkyu.. (semakin diburu waktu)

Kita sambung kapan saja ada keinginan menuliskan cerita untukmu..

Selamat hari bahagia sayang,, muach..

NB :

Sebuah pelajaran penting (buatku sendiri) untuk hari ini. Bahwa sejempol jempolnya rencana kita, tetaplah Ilahi penentunya.

Selamat berhari indah Dija…

Iklan